ASSALAMUALAIKUM WR. WB
Perkenalkan
nama saya Ulin Nuha, asal Kudus dan
sekarang tinggal di Wisma Sari A13. Mengapa saya kuliah di IAIN WALISONGO SEMARANG ? ,
ini merupakan sebuah pertanyaan dasar dari seorang Dosen yang sering di
tanyakan kepada mahasiswanya, demikian pun saya akan menjelaskan kenapa saya
bisa kuliah di IAIN Semarang. Sebenarnya ceritanya sangat panjang sampai saya
bisa terdampar di kampus ini. Sebelum masuk disini saya dulu sebenarnya sangat
berkeinginan untuk kuliyah di UNNES jurusan Tataboga, kemudian saya mengikuti
SMPTN seindonesia tetapi hasilnya malah
saya dinyatakan tidak diterima di jurusan yang saya inginkan tadi, setelah saya
tidak diterima saya belum putus asa untuk menuju Tataboga unnes akan tetapi permasalahan
yang muncul adalah yang akan saya ikuti adalah Tes mandiri jadi mungkin biaya
perkuliahan semakin mahal ketimbang Tes SMPTN, sehingga kemudian saya mulai
berfikir lagi dan mencari berbagai informasi tentang akademik/ perkuliahan yang
tidak terlalu mahal, dan akhirnya saya menemukan informasi akademik yang sangat
murah sekali di daerah semarang yaitu IAIN WALISONGO SEMARANG yang untuk
persemester hanya 700.000,00(Tujuh Ratus ribu Rupiah), dan kemudian saya daftar
dan Alhamdulillah di terima di Prodi Pgmi.
Terus terang perasaan saya saat itu
senang dan sedih karena orang tua saya lebih mendukung di tataboga unnes baik
secara fisik berupa dana-dana dan psikologis, tetapi akhirnya saya mengorbankan
jurusan tataboga yang saya sukai sampai saat ini, karena pikiran saya saat itu
kuliyah harus mandiri dan tidak banyak membebani orang tua, itulah pikiran saya
saat itu, jadi alternatif yang saya rasa pas hanyalah kuliyah di IAIN semarang,
meskipun jurusan Pgmi ini bukan jurusan yang sebenarnya. Dan akhirnya saya
mengalami penyesalan di kemudian hari yaitu saat masih semester 1 & 2
rasanya berat kuliyah pada jurusan yang tidak begitu saya sukai, bahkan orang
tua saya mensupport saya untuk pindah, tetapi setelah saya pikir matang dan
menkonsultasikan kepada orang tua akhirnya orang tua saya maengerti dan
memberikan dorongan semangat dan motivasi untuk bisa S1 di IAIN WALISONGO
SEMARANG,juga saya slalu memotivasi diri saya sendiri untuk mengubah pikiran
saya untuk menuju pola pikir masa depan/ dewasa, sehingga saya saat ini seperti
hidup kembali dan sudah menyukai jurusan saya yaitu PGMI, bahkan saya sekarang
mempunyai keinginan untuk melanjutkan S2 PGMI di jogya, semoga bisa terkabul,
amiin.
Hikmah
dari pengalaman hidup saya yaitu carilah Ridho orang tua karena pusat dari segalanya adalah terdapat
padanya. Carilah ilmu setinggi mungkin walaupun ilmu itu di peroleh bukan
dari pendidikan formal. Pikirkanlah tujuan hidupmu supaya dalam hidupmu tidak
terombang ambing. Bekerja keras dan ikhtiyar untuk mewujudkan keinginanmu dan jangan
lupa juga berdoa.
Tujuan
hidup sesuai jurusan yaitu ingin mengamalkan ilmu saya kepada semua orang. Seimbang
antara kehidupan dunia dan akhirat, kalau bisa malah lebih mengutamakan yang
akhirat. Dan yang orang tua pesan yaitu harus bisa sukses lebih dari ibu saya
baik dunia maupun akhirat, sehingga saya ingin mewujudkan tujuan itu.