Sunday, January 4, 2015

Perjalanan Hidup



ASSALAMUALAIKUM WR. WB
Perkenalkan nama saya Ulin Nuha, asal  Kudus dan sekarang tinggal di Wisma Sari A13. Mengapa saya kuliah di IAIN WALISONGO SEMARANG ? , ini merupakan sebuah pertanyaan dasar dari seorang Dosen yang sering di tanyakan kepada mahasiswanya, demikian pun saya akan menjelaskan kenapa saya bisa kuliah di IAIN Semarang. Sebenarnya ceritanya sangat panjang sampai saya bisa terdampar di kampus ini. Sebelum masuk disini saya dulu sebenarnya sangat berkeinginan untuk kuliyah di UNNES jurusan Tataboga, kemudian saya mengikuti SMPTN seindonesia tetapi hasilnya  malah saya dinyatakan tidak diterima di jurusan yang saya inginkan tadi, setelah saya tidak diterima saya belum putus asa untuk menuju Tataboga unnes akan tetapi permasalahan yang muncul adalah yang akan saya ikuti adalah Tes mandiri jadi mungkin biaya perkuliahan semakin mahal ketimbang Tes SMPTN, sehingga kemudian saya mulai berfikir lagi dan mencari berbagai informasi tentang akademik/ perkuliahan yang tidak terlalu mahal, dan akhirnya saya menemukan informasi akademik yang sangat murah sekali di daerah semarang yaitu IAIN WALISONGO SEMARANG yang untuk persemester hanya 700.000,00(Tujuh Ratus ribu Rupiah), dan kemudian saya daftar dan Alhamdulillah di terima di Prodi Pgmi.
            Terus terang perasaan saya saat itu senang dan sedih karena orang tua saya lebih mendukung di tataboga unnes baik secara fisik berupa dana-dana dan psikologis, tetapi akhirnya saya mengorbankan jurusan tataboga yang saya sukai sampai saat ini, karena pikiran saya saat itu kuliyah harus mandiri dan tidak banyak membebani orang tua, itulah pikiran saya saat itu, jadi alternatif yang saya rasa pas hanyalah kuliyah di IAIN semarang, meskipun jurusan Pgmi ini bukan jurusan yang sebenarnya. Dan akhirnya saya mengalami penyesalan di kemudian hari yaitu saat masih semester 1 & 2 rasanya berat kuliyah pada jurusan yang tidak begitu saya sukai, bahkan orang tua saya mensupport saya untuk pindah, tetapi setelah saya pikir matang dan menkonsultasikan kepada orang tua akhirnya orang tua saya maengerti dan memberikan dorongan semangat dan motivasi untuk bisa S1 di IAIN WALISONGO SEMARANG,juga saya slalu memotivasi diri saya sendiri untuk mengubah pikiran saya untuk menuju pola pikir masa depan/ dewasa, sehingga saya saat ini seperti hidup kembali dan sudah menyukai jurusan saya yaitu PGMI, bahkan saya sekarang mempunyai keinginan untuk melanjutkan S2 PGMI di jogya, semoga bisa terkabul, amiin.
            Hikmah dari pengalaman hidup saya yaitu carilah Ridho orang tua karena pusat dari segalanya adalah terdapat padanya. Carilah ilmu setinggi mungkin walaupun ilmu itu di peroleh bukan dari pendidikan formal. Pikirkanlah tujuan hidupmu supaya dalam hidupmu tidak terombang ambing. Bekerja keras dan ikhtiyar untuk mewujudkan keinginanmu dan jangan lupa juga berdoa.
Tujuan hidup sesuai jurusan yaitu ingin mengamalkan ilmu saya kepada semua orang. Seimbang antara kehidupan dunia dan akhirat, kalau bisa malah lebih mengutamakan yang akhirat. Dan yang orang tua pesan yaitu harus bisa sukses lebih dari ibu saya baik dunia maupun akhirat, sehingga saya ingin mewujudkan tujuan itu.

Artikel Rukun Islam



Nama: Ulin Nuha(123911109)

Rukun Islam, ada 5 perkara yaitu :

1. Mengucapkan dua kalimah syahadat
2. Menegakan Sholat
3. Menunaikan Zakat
4. Puasa di bulan Ramadhan
5. Menunaikan Ibadah Haji bagi yang mampu 

1. "Syahadat (persaksian) bahwa tiada sesembahan yang berhak disembah selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah."
Yaitu kita mengikrarkan dengan penuh keimanan juga diwujudkan dalam tindakan kehidupankita bahwa tiada sesembahan yang berhak dan benar selain Allah dan kita bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah serta kita wajib menaati Rasulullah Shollallahu ‘Alaihi Wasallam dalam agama Allah ini.

2. "Dan menegakkan Sholat."
Yaitu menegakkan Sholat terutama sholat 5 waktu, dengan menunaikan rukun-rukun, kewajiban-kewajiban, dan khusu’ di dalamnya serta bersungguh sungguh dalam mempelajari ibadah sholat sehingga dalam pelaksanaanya sesuai dengan tuntunan Rasulullah Shollallahu ‘Alaihi Wasallam
3. "Memberikan Zakat."
Zakat fitrah adalah zakat yang wajib bagi setiap muslim yang termasuk kedalam golongan wajib zalat.
4. "Berpuasa di bulan Ramadhan."
Puasa di bulan radmadhan adalah termasuk puasa yang wajib, berdosa besar bagi muslim yang tidak melaksanakannya, puasa adalah mencegah diri dari makan minum dan seluruh perkara yang membatalkannya dari fajar sampai tenggelam matahari disertai dengan niat puasa.
5. "Dan haji ke Baitullah."
Menjalankan Haji ini bagi orang yang mampu menunaikannya. Mampu dalam hal ilmu, harta dan fisik, hukumnya menjadi yang mampu.
 

Artikel Umum memelihara lingkungan




Memelihara Lingkungan

Lingkungan alam dan lingkungan buatan sangat penting bagi kehidupan manusia. Manusia memerlukan lingkungan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Oleh karena itu kita juga harus memelihara lingkungan, baik lingnkungan alam maupun lingkungan buatan agar llingkungan tetap bisa memberikan manfaat bagi manusia.


Kondisi sekolah, rumah dan lingkungan harus bersih dan teratur agar kita merasa nyaman tinggal didalamnya. Setiap hari kita luangkan waktu untuk membersihkan sekolah, rumah dan lingkungan di sekitar.
Cara memelihara lingkungan di masyarakat adalah dengan kerja bakti. Sebulan sekali seluruh warga membersihkan lingkungan disekitarnya. Hal ini dilakukan untuk mencegah timbulnya penyakit yang disebabkan oleh lingkungan yang kotor. Dengan adanya lingkungan yang bersih dan rapi, orang-orang akan senang dan nyaman dengan keadaan lingkungannya.
            Untuk menjaga lingkungan rumah yang harus dilakukan adalah
1.       Menanam pohon perindang di sekitar rumah.
2.       Menjaga kebersihan, kenyamanan, dan keamanannya.
3.       Rajin membersihkan kamar mandi.
4.       Menanam bunga di pot.
5.       Menutup bak sampah 
6.       Saluran air harus selalu bersih.
Banyak cara memelihara lingkungan alam dan buatan.Hutan bermanfaat bagi manusia. Oleh karena itu, harus dipelihara. Cara memeliharanya dengan melestarikannya. Jalan raya adalah lingkungan buatan. Jalan dibangun untuk manusia. Supaya hubungan sesama manusia lancar. Bayangkan apabila jalan rusak. Kewajiban kita adalah merawatnya.
Sekarang ini banyak sekali timbuh musibah, baik dari bencana alam seperti tanah longsor, banjir, juga musibah seperti wabah penyakit. Semua itu akibat ulah tangan manusia yang tidak bisa menjaga lingkungan rumah. Penebangan pohon secara liar dapat menyebabkan bencana tersebut. Juga perilaku seperti membuang sampah sembarangan dapat menyebabkan banjir dan wabah berbagai macam penyakit.
Apa manfaat dari lingkungan yang bersih?
Dengan lingkungan yang bersih maka kalian akan betah untuk tinggal di lingkungan tersebut. Contohnya taman di sekitar rumahmu bersih maka kalian pasti akan nyaman bermain di taman tersebut. Tetapi sebaliknya apabila taman penuh dengan sampah, taman akan kotor, bau dan tidak nyaman untuk ditempati. Nah… Oleh karena itu selalu jagalah kebersihan lingkungan baik di lingkungan sekolah, rumah dan lingkungan sekitar kita.
    Coba sebutkan peristiwa disekitar rumahmu yang menjadi penyebab bencana alam?
Sampah yang di buang disungai akan menyebabkan air sungai tersumbat dan akhirnya akan menyebabkan banjir, juga menyebabkan bau tidak sedap di sekitar lingkungan rumah. Kemudian orang-orang yang menebang pohon secara sembarangan, itu akan menyebabkan hutan gundul dan kemudian menyebabkan tanah longsor yang kita juga menjadi korbannya. Nah apabilabencana sudah terjadi pasti wabah penyakitpun akan menyerang, seperti demam berdarah, muntaber, kudis, juga bisa juga rumah dan harta benda kita hilang.

Artikel



Sistem Pendidikan Islam
Sistem pendidikan Islam merupakan solusi mendasar untuk mengganti sistem pendidikan sekuler saat ini. Bagaimanakah gambaran sistem pendidikan Islam tersebut? Berikut uraiannya secara sekilas.Pendidikan Islam merupakan upaya sadar, terstruktur, terprogram, dan sistematis yang bertujuan untuk membentuk manusia yang berkarakter, yakni:
Pertama, berkepribadian Islam. Ini sebetulnya merupakan konsekuensi keimanan seorang Muslim. Intinya, seorang Muslim harus memiliki dua aspek yang fundamental, yaitu pola pikir (’aqliyyah) dan pola jiwa (nafsiyyah) yang berpijak pada akidah Islam.
Untuk mengembangkan kepribadian Islam, paling tidak, ada tiga langkah yang harus ditempuh, sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah saw., yaitu:
  1. Menanamkan akidah Islam kepada seseorang dengan cara yang sesuai dengan kategori akidah tersebut, yaitu sebagai ‘aqîdah ‘aqliyyah; akidah yang muncul dari proses pemikiran yang mendalam.
  2. Menanamkan sikap konsisten dan istiqâmah pada orang yang sudah memiliki akidah Islam agar cara berpikir dan berprilakunya tetap berada di atas pondasi akidah yang diyakininya.
  3. Mengembangkan kepribadian Islam yang sudah terbentuk pada seseorang dengan senantiasa mengajaknya untuk bersungguh-sungguh mengisi pemikirannya dengan tsaqâfah islâmiyyah dan mengamalkan ketaatan kepada Allah SWT.
Kedua, menguasai tsaqâfah Islam. Islam telah mewajibkan setiap Muslim untuk menuntut ilmu. Berdasarkan takaran kewajibannya, menurut al-Ghazali dalam Ali Saifullah: (1987:19) ilmu dibagi dalam dua kategori, yaitu:
  1. Ilmu yang termasuk fardhu ‘ain (kewajiban individual), artinya wajib dipelajari setiap Muslim, yaitu tsaqâfah Islam yang terdiri dari konsepsi, ide, dan hukum-hukum Islam; bahasa Arab; sirah Nabi saw., Ulumul Quran, Tahfizh al-Quran, ulumul hadis, ushul fikih, dll.
  2. Ilmu yang dikategorikan fadhu kifayah (kewajiban kolektif); biasanya ilmu-ilmu yang mencakup sains dan teknologi serta ilmu terapan-keterampilan, seperti biologi, fisika, kedokteran, pertanian, teknik.
Ketiga, menguasai ilmu kehidupan (IPTEK). Menguasai IPTEK diperlukan agar umat Islam mampu mencapai kemajuan material sehingga dapat menjalankan fungsinya sebagai khalifah Allah di muka bumi dengan baik. Islam menetapkan penguasaan sains sebagai fardlu kifayah, yaitu jika ilmu-ilmu tersebut sangat diperlukan umat, seperti kedokteran, kimi, fisika, industri penerbangan, biologi, teknik, dll.
Keempat, memiliki keterampilan yang memadai. Penguasaan ilmu-ilmu teknik dan praktis serta latihan-latihan keterampilan dan keahlian merupakan salah satu tujuan pendidikan Islam, yang harus dimiliki umat Islam dalam rangka melaksanakan tugasnya sebagai khalifah Allah SWT. Sebagaimana penguasaan IPTEK, Islam juga menjadikan penguasaan keterampilan sebagai fardlu kifayah, yaitu jika keterampilan tersebut sangat dibutuhkan umat, seperti rekayasa industri, penerbangan, pertukangan, dan lainnya.
Agar keluaran pendidikan menghasilkan SDM yang sesuai harapan, harus dibuat sebuah sistem pendidikan yang terpadu. Artinya, pendidikan tidak hanya terkonsentrasi pada satu aspek saja. Sistem pendidikan yang ada harus memadukan seluruh unsur pembentuk sistem pendidikan yang unggul.

Artikel Upacara sekaten



UPACARA SEKATEN

Sekaten atau upacara Sekaten (berasal dari kata Syahadatain atau dua kalimat syahadat) adalah acara peringatan ulang tahun nabi Muhammad s.a.w. yang diadakan pada tiap tanggal 5 bulan Jawa Mulud (Rabiul awal tahun Hijrah) di alun-alun utara Surakarta dan Yogyakarta. Upacara ini dulunya dipakai oleh Sultan Hamengkubuwana I, pendiri keraton Yogyakarta untuk mengundang masyarakat mengikuti dan memeluk agama Islam.
Pada hari pertama, upacara diawali saat malam hari dengan iring-iringan abdi Dalem (punggawa kraton) bersama-sama dengan dua set gamelan Jawa: Kyai Nogowilogo dan Kyai Gunturmadu. Iring-iringan ini bermula dari pendopo Ponconiti menuju masjid Agung di alun-alun utara dengan dikawal oleh prajurit Kraton. Kyai Nogowilogo akan menempati sisi utara dari masjid Agung, sementara Kyai Gunturmadu akan berada di Pagongan sebelah selatan masjid. Kedua set gamelan ini akan dimainkan secara bersamaan sampai dengan tanggal 11 bulan Mulud selama 7 hari berturut-turut. Pada malam hari terakhir, kedua gamelan ini akan dibawa pulang ke dalam Kraton.