Nama : Ulin Nuha
Nim : 123911109
Makul
: Bahasa Indonesia dan Sastra Kelas Tinggi
Artikel Tentang Media Pembelajaran Bahasa Indonesia
Guru bahasa Indonesia merupakan mediator utama dalam proses
transformasi pembelajaran bahasa Indonesia. Proses pembelajaran tersebut dapat
lebih dinamis dan akan mencapai sasaran yang di inginkan jika ditambahkan alat
bantu atau media lain seperti media audiovisual, cetak, proyektor, film,
permainan dan sebagainya. Oleh karena itu, guru bahasa Indonesia harus memiliki
pengetahuan tentang media pembelajaran bahasa Indonesia guna untuk mengetahui
penggunaan media pembelajaran yang dikaitkan dengan aspek keterampilan berbahasa,
yaitu: mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis.
A. Pengertian Media Pembelajaran
Kata media berasal dari bahasa Latin medius yang secara
harfiah berarti ‘tengah’, ‘perantara’ atau ‘pengantar’. Media adalah perantara
atau pengantar pesan dari pengirim pesan kepada penerima pesan. Cukup banyak
batasan yang dibuat orang. Asosiasi Teknologi Pendidikan misalnya mengatakan
bahwa media adalah segala bentuk dan saluran yang digunakan orang untuk
menyampaikan pesan atau informasi.
Gagne (1978) mengartikan media adalah berbagai jenis komponen dalam
lingkungan siswa yang dapat merangsangnya untuk belajar. Sementara Heinich dan
Russell (1989) mengartikan media sebagai saluran untuk komunikasi yang berasal
dari bahasa Latin yang berarti “antara” yang digunakan untuk menyalurkan
informasi antara pengirim dan penerima. Dari batasan-batasan itu dapat kita
rumuskan bahwa media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan
untuk menyalurkan pesan dan dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan
kemauan siswa sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar pada diri
siswa.
Media pembelajaran
merupakan paduan antara hardware dan perangkat lunak(software). Hardware yang
telah di isi dengan software sebaliknya, barulah bisa di sebut media. Yang
harus di ingat adalah bahwa media berbeda dengan alat peraga. Alat peraga pada
hakikatnya hanya merupakan alat yang berfungsi memvisualkan suatu konsep
tertentu saja. dilihat dari segi penggunaannya pun, media berbeda pula dengan
alat pelajaran maupun alat peraga. Penggunaan alat pelajaran dan alat peraga
seratus persen ditangan guru. Tanpa guru, alat pelajaran dan alat peraga tidak
aka nada artinya. Lain halnya media, ada beberapa media pembelajaran Bahasa
Indonesia yang penggunaannya tanpa harus kehadiran guru.
No comments:
Post a Comment